![]() |
TEKA-TEKI YANG TERPERAM
Perempuan menawarkan teka-teki yang terperam
Menuang rasa tanpa rumus-rumus yang tertuang di angan
Ataupun buku-buku sisa sekolahku
Ada rasa seperti demam
Dan tiba-tiba demam itu aku
Ketika jalanan dan alas tidurku
disibuki buruan teka-teki yang ditawarkan
Pertanyaan-pertanyaan mencuat
Seperti yang pernah dilontarkan gerimis kepada penanggalan musim tahun ini
Aku juga seperti pikun
Atau mungkin aku pikun itu sendiri
Terhuyung-huyung menenteng kecemasan tanpa kuasa
Meraba-raba harapan masam
Seperti pengharapan kereta kepada sang masinis
yang selalu menantikan suara peluit
Perempuan menawarkan teka-teki yang terperam //
Semarang, 13 April 2011
ayo siapa itu?
BalasHapus